Senin, 09 Oktober 2023

Pentingnya Cari lmu Sejak Dini

Cari ilmu sejak dini memiliki banyak manfaat dan pentingnya tidak bisa diabaikan. Berikut adalah beberapa alasan mengapa mencari ilmu sejak dini sangat penting:

  1. Peningkatan Kemampuan Kognitif: Ketika anak-anak mulai mencari ilmu sejak dini, mereka mengembangkan kemampuan kognitif seperti pemecahan masalah, analisis, dan pemikiran kreatif. Ini membantu mereka menjadi pembelajar yang lebih baik di masa depan.

  2. Pengembangan Kemampuan Berpikir Kritis: Pendidikan membantu anak-anak memahami bagaimana menganalisis informasi, mengidentifikasi fakta dari opini, dan mengambil keputusan yang bijak. Ini adalah keterampilan berpikir kritis yang penting sepanjang hidup.

  3. Pengembangan Kemampuan Sosial dan Emosional: Dalam lingkungan belajar, anak-anak belajar berinteraksi dengan teman sebaya, mengelola konflik, dan berempati. Ini membantu mereka mengembangkan keterampilan sosial dan emosional yang penting dalam kehidupan sehari-hari.

  4. Pembentukan Dasar Pengetahuan: Mencari ilmu sejak dini memberikan anak-anak dasar pengetahuan yang kuat di berbagai bidang, termasuk matematika, sains, sastra, dan sejarah. Ini memungkinkan mereka untuk memahami dunia dengan lebih baik dan membuat keputusan yang lebih baik di masa depan.

  5. Peningkatan Kemungkinan Sukses di Masa Depan: Pendidikan yang baik membuka pintu untuk peluang yang lebih baik di masa depan. Anak-anak yang mencari ilmu sejak dini lebih mungkin mencapai prestasi tinggi di sekolah dan mengakses pendidikan lanjutan yang lebih baik.

  6. Pengembangan Kemampuan Beradaptasi: Ilmu pengetahuan dan pendidikan membantu anak-anak belajar beradaptasi dengan perubahan dan tantangan dalam kehidupan. Mereka menjadi lebih tangguh dan dapat menghadapi situasi yang kompleks.

  7. Peningkatan Kepercayaan Diri: Mencari ilmu sejak dini membantu anak-anak membangun kepercayaan diri mereka. Ketika mereka berhasil memahami konsep-konsep baru dan mengatasi hambatan dalam pembelajaran, mereka merasa lebih percaya diri.

  8. Kontribusi pada Kemajuan Masyarakat: Orang yang terdidik memiliki potensi besar untuk berkontribusi pada kemajuan masyarakat. Mereka dapat menjadi pemimpin, inovator, dan perubahan positif dalam komunitas mereka.

  9. Pemberdayaan Individu: Pendidikan memberdayakan individu untuk mengambil kontrol atas hidup mereka sendiri. Ini memungkinkan mereka untuk membuat keputusan yang lebih baik tentang karir, kesehatan, dan kehidupan pribadi.

  10. Membantu Mengatasi Tantangan Global: Dunia saat ini dihadapkan pada banyak tantangan global, seperti perubahan iklim, kemiskinan, dan ketidaksetaraan. Pendidikan adalah kunci untuk mengatasi tantangan-tantangan ini dengan meningkatkan kesadaran dan pemahaman.

Mencari ilmu sejak dini adalah investasi berharga dalam masa depan individu dan masyarakat. Ini adalah fondasi untuk pertumbuhan, pembelajaran sepanjang hidup, dan pengembangan potensi maksimal. Oleh karena itu, sangat penting bagi orang tua, pendidik, dan masyarakat secara keseluruhan untuk mendukung pendidikan yang berkualitas sejak dini.


Minggu, 08 Oktober 2023

PERAN WANITA DI AKHIR ZAMAN

 

Konsep wanita dan peran mereka dalam akhir zaman dapat bervariasi dalam pandangan berbagai pemahaman agama, budaya, dan sosial. Dalam konteks Islam, terdapat keyakinan bahwa ada beberapa tanda dan perkiraan peristiwa yang terkait dengan peran wanita dalam akhir zaman. Penting untuk dicatat bahwa pandangan ini dapat berbeda dalam berbagai pemahaman dan interpretasi Islam. Berikut beberapa pandangan umum yang berkaitan dengan wanita dalam konteks akhir zaman dalam Islam:

  1. Peran Penting dalam Mendidik Generasi: Ada keyakinan bahwa peran wanita dalam mendidik generasi muda sangat penting, terutama dalam mempertahankan nilai-nilai Islam dan moralitas dalam masyarakat. Wanita dianggap memiliki peran kunci dalam membentuk karakter anak-anak mereka.

  2. Perubahan Sosial dan Tantangan: Dalam pandangan beberapa cendekiawan Islam, akhir zaman sering dihubungkan dengan perubahan sosial dan tantangan yang signifikan. Wanita mungkin menghadapi tantangan dalam menjaga nilai-nilai agama mereka dalam tengah-tengah perubahan sosial dan budaya yang cepat.

  3. Peran dalam Kehidupan Ekonomi: Wanita juga diharapkan untuk berperan dalam kehidupan ekonomi, terutama dalam mendukung keluarga mereka. Ini bisa melibatkan partisipasi dalam dunia kerja atau usaha mandiri untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

  4. Hijab dan Berbusana Islami: Pemakaian hijab atau berbusana Islami secara benar dipandang sebagai penting dalam Islam, dan ini sering dianggap sebagai bagian dari identitas Muslimah. Pada akhir zaman, keyakinan ini mungkin menjadi lebih kuat, karena wanita diharapkan untuk menjaga nilai-nilai agama mereka dalam menghadapi tekanan budaya yang berbeda.

  5. Peningkatan Ilmu dan Pendidikan: Wanita Muslim diharapkan untuk mencari ilmu dan pendidikan yang baik agar dapat berperan secara efektif dalam masyarakat. Dalam akhir zaman, pemahaman ini bisa mendorong wanita untuk mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang lebih banyak untuk memenuhi tuntutan zaman.

  6. Keberhasilan dalam Berbagai Bidang: Ada keyakinan bahwa wanita di akhir zaman dapat mencapai keberhasilan dalam berbagai bidang, termasuk ilmu pengetahuan, teknologi, bisnis, dan politik. Hal ini mungkin melibatkan perempuan dalam posisi kepemimpinan dan pengambilan keputusan.

Pandangan ini dapat bervariasi secara signifikan tergantung pada interpretasi dan pemahaman individu atau kelompok. Penting untuk diingat bahwa pandangan tentang peran wanita dalam akhir zaman tidak selalu konsisten di antara semua pemeluk Islam, dan setiap individu dapat memiliki pandangan yang berbeda sesuai dengan konteks budaya dan sosial mereka. Selain itu, peran wanita dalam akhir zaman juga dapat berdampak oleh faktor-faktor lain seperti perkembangan sosial, ekonomi, dan politik yang kompleks.


Kamis, 11 Desember 2014

Mesh Watch

Mesh Watch: Stainless Steel Mesh Watch by Zalora. Watch with a rose ggold color that made of stainless steel, this unique watch look so gorgeous, with a round case and adjustable metal pin buckle fastening, perfect for any occasion.





Find this cool stuff here: http://zocko.it/LH3Rq

Bacaan Sholat Berserta Artinya.

DOA IFTITAH

ALLAAHU AKBAR KABIIROO WAL HAMDU LILLAAHI KATSIIROO WASUBHAANALLAAHI BUKRATAW WAASHIILAA.

Allah Maha Besar, Maha Sempurna Kebesaran-Nya. Segala Puji Bagi Allah, Pujian Yang Sebanyak-Banyaknya. Dan Maha Suci Allah Sepanjang Pagi Dan Petang.

INNII WAJJAHTU WAJHIYA LILLADZII FATHOROS SAMAAWAATI WAL ARDHO HANIIFAM MUSLIMAW WAMAA ANA MINAL MUSYRIKIIN.

Kuhadapkan Wajahku Kepada Zat Yang Telah Menciptakan Langit Dan Bumi Dengan Penuh Ketulusan Dan Kepasrahan Dan Aku Bukanlah Termasuk Orang-Orang Yang Musyrik.

INNA SHOLAATII WANUSUKII WAMAHYAAYA WAMAMAATII LILLAAHIRABBIL ‘AALAMIIN.

Sesungguhnya Sahalatku, Ibadahku, Hidupku Dan Matiku Semuanya Untuk Allah, Penguasa Alam Semesta.

LAA SYARIIKA LAHUU WA BIDZAALIKA UMIRTU WA ANA MINAL MUSLIMIIN.

Tidak Ada Sekutu Bagi-Nya Dan Dengan Demikianlah Aku Diperintahkan Dan Aku Termasuk Orang-Orang Islam.

AL-FATIHAH

BISMILLAAHIR RAHMAANIR ROHIIM.

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang.

AL HAMDU LILLAAHI ROBBIL ‘AALAMIIN.

Segala Puji Bagi Allah, Tuhan Semesta Alam.

ARRAHMAANIR ROHIIM.

Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang.

MAALIKIYAUMIDDIIN.

Penguasa Hari Pembalasan.

IYYAAKA NA’BUDU WAIYYAAKA NASTA’IINU.

Hanya Kepada-Mu lah Aku Menyembah Dan Hanya Kepada-Mu lah Aku Memohon Pertolongan.

IHDINASH SHIROOTHOL MUSTAQIIM.

Tunjukilah Kami Jalan Yang Lurus.

SHIROOTHOL LADZIINA AN’AMTA ‘ALAIHIM GHAIRIL MAGHDHUUBI ‘ALAIHIM WALADHDHOOLLIIN. AAMIIN.

Yaitu Jalannya Orang-Orang Yang Telah Kau Berikan Nikmat, Bukan Jalannya Orang-Orang Yang Kau Murkai Dan Bukan Pula Jalannya Orang-Orang Yang Sesat.

R U K U’

SUBHAANA ROBBIYAL ‘ADZIIMI WA BIHAMDIH.    – 3 x

Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung Dan Dengan Memuji-Nya.

I’TIDAL

SAMI’ALLAAHU LIMAN HAMIDAH.

Semoga Allah Mendengar ( Menerima ) Pujian Orang Yang Memuji-Nya ( Dan Membalasnya ).

ROBBANAA LAKAL HAMDU MIL’US SAMAAWATI WA MIL ‘ULARDHI WA MIL ‘UMAASYI’TA MIN SYAI’IN BA’DU.

Wahai Tuhan Kami ! Hanya Untuk-Mu lah Segala Puji, Sepenuh Langit Dan Bumi Dan Sepenuh Barang Yang Kau Kehendaki Sesudahnya.

SUJUD

SUBHAANA ROBBIYAL A’LAA WA BIHAMDIH.    – 3 x

Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi Dan Dengan Memuji-Nya.

DUDUK DIANTARA DUA SUJUD

ROBBIGHFIRLII WARHAMNII WAJBURNII WARFA’NII WARZUQNII  WAHDINII  WA’AAFINII  WA’FU ‘ANNII.

Ya Tuhanku ! Ampunilah Aku, Kasihanilah Aku, Cukupkanlah ( Kekurangan )-Ku, Angkatlah ( Derajat )-Ku, Berilah Aku Rezki, Berilah Aku Petunjuk, Berilah Aku Kesehatan Dan Maafkanlah ( Kesalahan )-Ku.

TASYAHUD AWAL

ATTAHIYYAATUL MUBAAROKAATUSH SHOLAWATUTH THOYYIBAATU LILLAAH.

Segala Kehormatan, Keberkahan, Rahmat Dan Kebaikan Adalah Milik Allah.

ASSALAAMU ‘ALAIKA AYYUHAN NABIYYU WAROHMATULLAAHI WABAROKAATUH.

Semoga Keselamatan, Rahmat Allah Dan Berkah-Nya ( Tetap Tercurahkan ) Atas Mu, Wahai Nabi.

ASSALAAMU ‘ALAINAA WA ‘ALAA ‘IBADADILLAAHISH SHOOLIHIIN.

Semoga Keselamatan ( Tetap Terlimpahkan ) Atas Kami Dan Atas Hamba-Hamba Allah Yang Saleh.

ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALLAAH. WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAR ROSUULULLAAH.

Aku Bersaksi Bahwa Tidak Ada Tuhan Selain Allah. Dan Aku Bersaksi Bahwa Muhammad Adalah Utusan Allah.

ALLAAHUMMA SHOLLI ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMAD.

Wahai Allah ! Limpahkanlah Rahmat Kepada Penghulu Kami, Nabi Muhammad !.

TASYAHUD AKHIR

ATTAHIYYAATUL MUBAAROKAATUSH SHOLAWATUTH THOYYIBAATU LILLAAH.

Segala Kehormatan, Keberkahan, Rahmat Dan Kebaikan Adalah Milik Allah.

ASSALAAMU ‘ALAIKA AYYUHAN NABIYYU WAROHMATULLAAHI WABAROKAATUH.

Semoga Keselamatan, Rahmat Allah Dan Berkah-Nya ( Tetap Tercurahkan ) Atas Mu, Wahai Nabi.

ASSALAAMU ‘ALAINAA WA ‘ALAA ‘IBADADILLAAHISH SHOOLIHIIN.

Semoga Keselamatan ( Tetap Terlimpahkan ) Atas Kami Dan Atas Hamba-Hamba Allah Yang Saleh.

ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALLAAH. WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAR ROSUULULLAAH.

Aku Bersaksi Bahwa Tidak Ada Tuhan Selain Allah. Dan Aku Bersaksi Bahwa Muhammad Adalah Utusan Allah.

ALLAAHUMMA SHOLLI ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMAD ( tasyahud awal )  WA ‘ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMAD.

Wahai Allah ! Limpahkanlah Rahmat Kepada Penghulu Kami, Nabi Muhammad Dan Kepada Keluarga Penghulu Kami Nabi Muhammad.

KAMAA SHOLLAITAA ‘ALAA SAYYIDINAA IBROOHIIM WA ‘ALAA AALI SAYYIDINAA IBROOHIIM.

Sebagaimana Telah Engkau Limpahkan Rahmat Kepada Penghulu Kami, Nabi Ibrahim Dan Kepada Keluarganya.

WA BAARIK ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMAD WA ‘ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMAD.

Dan Limpahkanlah Berkah Kepada Penghulu Kami, Nabi Muhammad Dan Kepada Keluarganya.

KAMAA BAAROKTA ‘ALAA SAYYIDINAA IBROOHIIM WA ‘ALAA AALI SAYYIDINAA IBROOHIIM.

Sebagaimana Telah Engkau Limpahkan Berkah Kepada Penghulu Kami, Nabi Ibrahim Dan Kepada Keluarganya.

FIL ‘AALAMIINA INNAKA HAMIIDUMMAJIID. YAA MUQALLIBAL QULUUB. TSABBIT QALBII ‘ALAA DIINIK.

Sungguh Di Alam Semesta Ini, Engkau Maha Terpuji Lagi Maha Mulia. Wahai Zat Yang Menggerakkan Hati. Tetapkanlah Hatiku Pada Agama-Mu.

Rabu, 13 November 2013

Kajian, Harlah, Natal dan Maulid

Harlah, Natal dan Maulid

Penggunaan ketiga kata di atas dalam satu nafas, tentu banyak membuat orang marah. Seolah-olah penulis menyamakan ketiga peristiwa itu, karena bagi kebanyakan kaum Muslimin, satu dari yang lain sangat berbeda artinya. Harlah (hari lahir) digunakan  untuk menunjuk kepada saat kelahiran seseorang atau sebuah institusi. Dengan demikian, ia memiliki "arti biasa" yang tidak ada kaitannya dengan agama. Sementara bagi kaum Muslimin, kata Maulid selalu diartikan saat kelahiran Nabi Muhammad Saw. Dan kata Natal bagi kebanyakan orang, termasuk kaum Muslimin dan terlebih-lebih kaum Nasrani, memiliki arti khusus yaitu hari kelahiran Isa Al-Masih. Karena itulah, penyamaannya dalam satu nafas yang ditimbulkan oleh judul di atas, dianggap "bertentangan" dengan ajaran agama. Karena dalam pandangan mereka, istilah itu memang harus dibedakan satu dari yang lain. Penyampaiannya pun dapat memberikan kesan lain, dari yang dimaksudkan oleh orang yang mengucapkannya.
Kata Natal, yang menurut arti bahasanya adalah sama dengan kata harlah, hanya dipakai untuk Nabi Isa al-Masih belaka. Jadi ia mempunyai arti khusus, lain dari yang digunakan secara umum -seperti dalam bidang kedokteran, seperti perawatan pre-natal yang berarti "perawatan sebelum kelahiran"-. Yang dimaksud dalam peristilahan ‘Natal' adalah saat Isa Al-Masih dilahirkan ke dunia oleh "perawan suci" Maryam. Karena itulah ia memiliki arti tersendiri, yaitu saat kelahiran anak manusia bernama Yesus Kristus untuk menebus dosa manusia. Karena kaum Nasrani mempercayai adanya dosa asal. Anak manusia yang bernama Yesus Kristus itu sebenarnya adalah anak Tuhan, yang menjelma dalam bentuk manusia, guna memungkinkan "penebusan dosa" tersebut. Karena itu penjelmaannya sebagai anak manusia itu disebut juga oknum, yang merupakan salah satu dari oknum roh suci dan oknum Bapa yang ada di surga.
Sedangkan Maulid adalah saat kelahiran Nabi Muhammad Saw. Pertama kali dirayakan kaum Muslimin atas perintah Sultan Shalahuddin al-Ayyubi dari Dinasti Mamalik yang berkebangsaan Kurdi itu. Dengan maksud untuk mengobarkan semangat kaum Muslimin, agar menang dalam perang Salib (crusade), maka ia memerintahkan membuat peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad tersebut, enam abad setelah Rasulullah wafat. Peristiwa Maulid itu hingga kini masih dirayakan dalam berbagai bentuk, walaupun Dinasti Sa'ud melarangnya di Saudi Arabia. Karya-karya tertulis berbahasa Arab banyak ditulis dalam  puisi dan prosa untuk "menyambut kelahiran" itu.
Karenanya dua kata (Natal dan Maulid) yang mempunyai makna khusus tersebut, tidak dapat dipersamakan satu sama lain, apapun juga alasannya. Karena arti yang terkandung dalam tiap istilah itu masing-masing berbeda dari yang lain, siapapun tidak dapat membantah hal ini. Sebagai perkembangan "sejarah ilmu", dalam bahasa teori Hukum Islam (fiqh) kedua kata Maulid dan Natal adalah "kata yang lebih sempit maksudnya, dari apa yang diucapkan" (yuqlaqu al'am wa yuradu bihi al-khash). Hal ini disebabkan oleh perbedaan asal-usul istilah tersebut dalam sejarah perkembangan manusia yang sangat beragam itu. Bahkan tidak dapat dipungkiri, bahwa kata yang satu hanya khusus dipakai untuk orang-orang Kristiani, sedangkan yang satu lagi dipakai untuk orang-orang Islam.
******
Natal, dalam kitab suci al-Qur'an disebut sebagai "yauma wulida" (hari kelahiran, yang secara historis oleh para ahli tafsir dijelaskan sebagai hari kelahiran Nabi Isa, seperti terkutip: "kedamaian atas orang yang dilahirkan (hari ini)" (salamun yauma wulid) yang dapat dipakaikan pada beliau atau kepada Nabi Daud. Sebaliknya, firman Allah dalam surat al-Maryam: "Kedamaian atas diriku pada hari kelahiranku" (al-salamu ‘alaiyya yauma wulidtu), jelas-jelas menunjuk kepada ucapan Nabi Isa. Bahwa kemudian Nabi Isa "dijadikan" Anak Tuhan oleh umat Kristiani, adalah suatu hal yang lain lagi, yang tidak mengurangi arti ucapan Yesus itu. Artinya, Natal memang diakui oleh kitab suci al-Qur'an, juga sebagai kata penunjuk hari kelahiran beliau, yang harus dihormati oleh umat Islam juga. Bahwa, hari kelahiran itu memang harus dirayakan dalam bentuk berbeda, atau dalam bentuk yang sama tetapi dengan maksud yang berbeda, adalah hal yang tidak perlu dipersoalkan. Jika penulis merayakan Natal adalah penghormatan untuk beliau dalam pengertian yang penulis yakini, sebagai Nabi Allah Swt.
Sedangkan Sultan Shalahuddin Al-Ayyubi (Saladin the Saracen), penguasa dari wangsa Ayyub yang berkebangsaan Kurdi/ non-Arab itu, enam abad setelah Nabi Muhammad saw wafat, harus berperang melawan orang-orang Kristiani yang dipimpin Richard berhati singa (Richard the Lion Heart) dan Karel Agung (Charlemagne) dari Inggris dan Perancis  untuk mempertanggungjawabkan mahkota mereka kepada Paus, melancarkan perang Salib ke tanah suci. Untuk menyemangatkan tentara Islam yang melakukan peperangan itu, Saladin memerintahkan dilakukannya perayaan Maulid Nabi tiap-tiap tahun, di bulan kelahiran beliau. Bahwa kemudian peringatan itu berubah fungsinya, yang tidak lagi mengobarkan semangat peperangan kaum Muslimin, melainkan untuk mengobarkan semangat orang-orang Islam dalam perjuangan (tidak bersenjata) yang mereka lakukan, itu adalah perjalanan sejarah yang sama sekali tidak mempengaruhi asal-usul kesejarahannya.
Jadi jelas bagi kita, kedua peristiwa itu jelas mempunyai asal-usul, dasar tekstual agama dan jenis peristiwa yang sama sekali berbeda. Ini berarti, kemerdekaan bagi kaum Muslimin untuk turut menghormati hari kelahiran Nabi Isa, yang sekarang disebut hari Natal. Mereka bebas merayakannya atau tidak, karena itu sesuatu yang dibolehkan oleh agama. Penulis menghormatinya, kalau perlu dengan turut bersama kaum Kristiani merayakannnya bersama-sama. Dalam literatur fiqh, jika kita duduk bersama-sama dengan orang lain yang sedang melaksanakan peribadatan mereka, seorang Muslim diperkenankan turut serta duduk dengan mereka asalkan ia tidak turut dalam ritual kebaktian. Namun hal ini masih merupakan "ganjalan" bagi kaum muslimin pada umumnya, karena kekhawatiran mereka akan "dianggap" turut berkebaktian yang sama. Karena itulah, kaum Muslimin biasanya menunggu di sebuah ruangan, sedangkan ritual kebaktian dilaksanakan di ruang lain. Jika telah selesai, baru kaum Muslimin duduk bercampur dengan mereka untuk menghormati kelahiran Isa al-Masih.
Inilah "prosedur" yang ditempuh oleh para pejabat kita tanpa mengerti sebab musababnya. Karena jika tidak datang melakukan hal itu, dianggap "mengabaikan" aturan negara, sebuah masalah yang sama sekali berbeda dari asal-usulnya. Sementara dalam kenyataan, agama tidak mempersoalkan seorang pejabat datang atau tidak dalam sebuah perayaan keagamaan. Karena jabatan kenegaraan bukanlah jabatan agama, sehingga tidak ada keharusan apapun untuk melakukannya. Namun seorang pejabat, pada umumnya dianggap mewakili agama yang dipeluknya. Karenanya ia harus mendatangi upacara-upacara keagamaan yang bersifat ‘ritualistik', sehingga kalau tidak melakukan hal itu ia akan dianggap ‘mengecilkan' arti agama tersebut. Ini adalah sebuah proses sejarah yang wajar saja. Setiap negara berbeda dalam hal ini, seperti Presiden AS yang tidak dituntut untuk mendatangi peringatan maulid Nabi Saw. Di Mesir umpamanya, Mufti kaum Muslimin -yang bukan pejabat pemerintahan- mengirimkan ucapan selamat Natal secara tertulis, kepada Paus Shanuda (Pausnya kaum Kristen Coptic di Mesir). Sedangkan kebalikannya terjadi di hari raya Idul Fitri dan Idul Adha, bukan pada hari Maulid Nabi saw. Padahal di Indonesia pejabat beragama Kristiani, kalau sampai tidak mengikuti peringatan Maulid Nabi saw akan dinilai tidak senang dengan Islam, dan ini tentu berakibat pada karier pemerintahannya. Apakah  ini merupakan sesuatu yang baik atau justru yang buruk, penulis tidak tahu. Kelanjutan sejarah kita sebagai bangsa, akan menunjukkan kepada generasi-generasi mendatang apakah arti moral maupun arti politis dari "kebiasaan" seperti itu.
Di sini menjadi jelas bagi kita, bahwa arti pepatah lain padang lain ilalang, memang nyata adanya. Semula sesuatu yang mempunyai arti keagamaan (seperti perayaan Natal), lama-kelamaan "dibudayakan" oleh masyarakat tempat ia berkembang. Sebaliknya, semula adalah sesuatu yang "dibudayakan" lalu menjadi berbeda fungsinya oleh perkembangan keadaan, seperti Maulid Nabi saw di Indonesia. Memang demikianlah perbedaan sejarah di sebuah negara atau di kalangan suatu bangsa. Sedangkan di negeri lain orang tidak pernah mempersoalkannya baik dari segi budaya maupun segi keyakinan agama. Karenanya, kita harus berhati-hati mengikuti perkembangan seperti itu. Ini adalah sebuah keindahan sejarah manusia, bukan?

Dari: NU Untuk UMMAT

Kamis, 24 Oktober 2013

Cukuplah Nasehat Kubur Sebagai Guru Kita



(NASEHAT KUBUR)




Jangan bangga dengan handphone mahal/canggih, karena alat komunikasi yang akan menyelamatkan kita adalah DOA.

Jangan bangga dengan rumah mewah, karena rumah terakhir kita adalah KUBUR


Jangan bangga dengan pangkat/gelar, karena pangkat kita yg terakhir adalah ALMARHUM


Jangan bangga dengan wajah yg cantik/ ganteng, karena wajah kita yg terakhir adalah TENGKORAK


Jangan bangga dengan pakaian yang
mewah, karena pakaian yg terakhir adalah kain KAFAN.

Jangan bangga dengan kendaraan kita yang mewah, karena kendaraan terakhir kita adalah KERANDA JENAZAH


Jangan Sombong dengan Tempat tidur yang empuk, karena tempat tidur kita yang terakhir adalah LIANG LAHAT.


Alangkah baiknya kita hidup trima apa adanya dan slalu bersyukur atas nikmat yang telah di berikan allah swt kepada kita.
 
Add caption


I Coming Dunia...Ketika Hatiku Bicara


                                            SUARA HATIKU

-Ingin terkenal dimata manusia... kehidupan pun di setting di rekayasa supaya bisa populer,,,Itulah penyakit Dunia..

-Kenalilah TUHAN-Mu Niscaya Kamu Akan Di Akuinya...

-Usia Membimbingmu pada Kedewasaan...Tapi Pola Pikirmu lebih memilih jalan   Kegelapan..(nauzdubillah)

-Saya Hanya Manusia Biasa Yang Bisa Menangis dan Berdoa.

-Turuti akalmu Jauhi nafsumu.

-Saya menangis karna banyak dosa...Bukan karna Banyak Masalah..ini Hidupku..Hanya Tuhan-Ku yang Tahu...Siapa Diriku.












By; Fatchur Rohman

Kamis, 20 Desember 2012

mutiara islam 21/12/2012

Keberanian untuk mengatakan tak tahu untuk yang tak diketahuinya jauh akan lebih menenangkan dan dihormati daripada selalu ingin kelihatan serba tahu atau sok tahu

Konflik biasanya terjadi karena saya benar dan kamu salah, berilah kesempatan hati mengatakan kita benar dan diapun boleh jadi benar,Insya Allah akan mudah cari solusi.

Berteman dengan orang bodoh yang tidak mengikuti ajakan hawa nafsunya adalah lebih baik bagi kalian, daripada berteman dengan orang alim tapi selalu suka terhadap hawa nafsunya.
(Ibnu Attailllah as Sakandari)

Orang yang suka berkata jujur akan mendapatkan 3 hal, yaitu : KEPERCAYAN, CINTA dan RASA HORMAT
(Sayidina Ali bin Abi Thalib)

Ketahuilah bahwa sabar, jika dipandang dalam permasalahan seseorang adalah ibarat kepala dari suatu tubuh. Jika kepalanya hilang maka keseluruhan tubuh itu akan membusuk. Sama halnya, jika kesabaran hilang, maka seluruh permasalahan akan rusak.
(Sayidina Ali bin Abi Thalib)

Kejahatan yang dibalas dengan kejahatan pula adalah sebuah akhlaq ular, dan kalau kebajikan dibalas dengan kejahatan itulah akhlaq buaya, lalu bila kebajikan dibalas dengan kebajkan adalah akhlaq anjing, tetapi kalau kejahatan dibalas dengan kebajikan itulah akhlaq manusia.
(Nasirin)

Ilmu itu lebih baik daripada harta. Ilmu akan menjaga engkau dan engkau menjaga harta. Ilmu itu penghukum (hakim) sedangkan harta terhukum. Kalau harta itu akan berkurang apabila dibelanjakan, tetapi ilmu akan bertambah apabila dibelanjakan.
(Sayidina Ali bin Abi Thalib)


Orang yang paling aku sukai adalah dia yang menunjukkan kesalahanku.
(Umar bin Khattab)

jumat 21/12/2012

Assalamualaikum ...
Selamat pagi kawan...
Alhamdulillah segala puji bagi Allah yang senantiasa memberi taufik hidayah serta innayahnya yang selalu memberi kesehatan lahir N batin
Sholawat serta salam kita curahkan kepada Nabi Akhiruzzaman Nabi pembawa Syafa'at yaitu Nabi Muhammad SAW...
Hidup adalah RIHLAH (sebuah perjalanan) apa yang kita tuju itu hanya Kepada Allah dan untuk Allah, Semua orang dikasih kesempatan untuk hidup dan selalu mengabdi kepada Allah bukankah tujuan hidup itu hanya mencarai Ridhohnya Allah semata...
Apa yang kita Banggakan  Apa yang kita Sombongkan kita ini tidak pantas untuk bersombong semua itu milik Allah Dan akan kembali kepada-NYA, Sealam dunia masih berputar kita masih punya kesempatan untuk berbuat yang lebih baik lagi sebelum malaikat maut datang mari kita bener-bener menyadari betapa besarnya nikmat Allah yang harus kita syukuri. Allah senantiasa memberi nikmat yang tak terbatas dan tak terhingga terkadang kita lalai apa yang sudah di berikan kepada Allah terhadap kita, Kita tak pernah Bersyukur.
Itulah kenyataan hidup  di zaman sekarang yang harus di hadapi dan harus dijalani,
Dan Semoga kita termasuk Golongan Orang-orang yang senantiasa di lindungi Allah dan di sayangi Allah hanyalah itu yang selalu aku harapkan...
Semoga bermanfaat untuk kalian...Amin Amin Allahummah Amin............

Rabu, 19 Desember 2012

Puisi Semangat Hidup


     Puisi Semangat Hidup

 

selama cahaya masih ada
dunia masih terang
selama jalan masih berliku
maka semakin banyak tikungan yang menghadang

asa adalah sebuah pengharapan
selama masih ada tujuan
maka masih ada jalan untuk kesana
walau harus memasuki jurang yang terjal
atau harus menaiki tebing yang tinggi

jangan ada kata menyerah
masa lalu adalah sebuah tongkat
penuntun jalan agar tidak jatuh pada lobang yang sama
masa depan adalah tantangan
yang harus dihadapi dengan sebuah keberanian..

 

 

 

Benarkah Dia...?



Benarkah Dia…?

Mungkin kau pernah bertanya-tanya dalam hati
Benarkah dia??
Benarkah dia adalah orangnya?
Orang yang tepat untukku?

Pertanyaan itu wajar sekali
Di saat kau bertanya-tanya dalam hati
Mungkin logika dan hatimu berperang
Bahkan terkadang-kadang logika dan hati tidak sejalan

Saat menjalin sebuah hubungan
Hubungan yang penuh dengan kasih sayang
Dan kau masih berproses dengan semua itu
Hingga akhirnya kau bertemu pada suatu titik
Yang akan membuatmu bertanya-tanya
Apa benar sosok yang ada di dalam hatimu itu adalah sosok yang tepat untuk menjadi pasangan hidupmu?

Bawalah segalanya dalam doa
Serahkanlah pilihanmu pada Yang Maha Kuasa
Yakinlah bahwa Dia kan memberi pencerahan padamu
Tepat pada waktuNya kau akan menemukan jawabannya
Bahkan di saat yang tak terduga kau akan dibuatnya mengerti
Akan segala rancanganNya yang indah untuk masa depanmu dan seseorang yang akan menjadi pasangan hidupmu

Kamis, 06 Desember 2012

tentang aku dan hidupku

Assalamualaikum...wrb...
Di hari jumat yang bahagia ini saya telah mulai membuat blog tentang aku dan kehidupanku.
Sebaik-baik kehidupan adalah yang tidak menguasaimu dan tidak pula mengalihkan perhatiaanmu (dari mengingat Allah SWT)